Politik
KMP di DPRD Kuningan Terancam Pecah
- Details
- Published on Friday, 31 October 2014 00:53
- Written by Nona Rizky
- Hits: 31419
Kuningan Terkini - Pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) di DPRD Kuningan terancam pecah. Hal ini menyusul adanya kekecewaan dari sejumlah anggota DPRD Kuningan yang tergabung dalam KMP seusai Sidang Paripurna Penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Rabu kemarin (29/10/2014).
Berbagai hujatan dialamatkan kepada Ketua Partai Gerindra Kuningan, Dede Ismail. Diantaranya, ketua Fraksi Golkar, Saw Tresna, wakil ketua DPRD dari Golkar, wakil ketua DPRD dari PAN, Drs Toto Suharto SFarm Apt, dan anggota DPRD dari fraksi PAN, Maman Wijaya.
Menurut Wakil Ketua DPRD dari PAN, Drs Toto Suharto SFarm Apt, kemarin malam parpol yang teergabung dalam KMP telah melakukan pertemuan di DPD Golkar. Komitmennya jelas dan masih utuh seperti semula. Untuk itu, Ia menganggap wajar jika Maman Wijaya mengatakan Dede Ismail telah berkhianat.
“Saat pertemuan, semuanya lengkap, termasuk didalamnya Dede Ismail dan Momon Suherman,” kata Toto, Kamis (30/10/2014).
KMP kata Toto, sejak awal berkomitmen untuk menjadi penyeimbang bagi eksekutif di parlemen dengan kekuatan 32 anggota duduk di kursi parlemen. Namun dalam perjalanannya, di KMP ada yang membelot, sehingga kekuatannya jadi berkurang. Akibatnya, di beberapa komisi KMP tidak mendapatkan pimpinan. “Saya sangat kecewa dengan kejadian ini. Tapi ini namanya juga politik,” jelasnya.
Sementara, Wakil Ketua DPRD dari Golkar, H Uci Suryana mengatakan, kebagian atau tidak dalam posisi AKD, ini merupakan dinamika politik. Ia sangat menghargai sikap seluruh anggota fraksi dalam momentum sidang paripurna DPRD kemarin.
“Kalau pun tadi ada kekecewaan dengan ungkapan pengkhianatan, itu sangat wajar dan manusiawi. Kami sangat legowo dengan keputusan ini. Yang penting semua bisa bekerja sama dengan baik dan damai serta mencair demi untuk kepentingan rakyat,” terangnya.(Nona Rizky)




