Wed03062026

Last updateWIB3_WedPMWIBE_June+0700RJunPMWIB_0PMrdWIB1780498618+07:00WedPMWIBE

Profil

Uci Ingin Bela Pedagang Kecil

H Uci Suryana

Kuningan Terkini - Salah satu anggota dewan terpilih dari Partai Golkar, H Uci Suryana memilih terjun di dunia politik tak lain ingin membantu para pedagang kecil. Basic politisi Golkar yang juga seorang pedagang itu, tergerak hatinya untuk membantu sesama pedagang kecil, karena semakin menjamurnya mini market atau toko modern yang bisa mengancam usaha para pedagang kecil baik di desa maupun wilayah perkotaan.

“Terus terang saja, saya ini juga pedagang biasa yang sangat tahu bagaimana nasib para pedagang saat ini. Mereka semakin terlindas oleh maraknya toko modern yang hampir merata di setiap kecamatan bahkan hingga ke pelosok desa. Makanya, saat duduk di kursi dewan ingin membela para pedagang kecil dan pedagang tradisional di Kuningan,” kata H Uci Suryana kepada KaTer saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (4/11/2014).

Uci yang terpilih menjadi Wakil Ketua DPRD Kuningan ini menilai, pemerintah belum bisa bersikap tegas untuk memberikan teguran yang bersifat jera kepada para pelaku usaha toko modern. Pemerintah melalui dinas atau badan yang mengatur perizinan bisa memberikan penegasan pembatasan pendirian minimarket atau toko modern di Kuningan.

“Awalnya memang saya tidak tertarik untuk masuk di dunia politik, mendingan dagang saja, aman. Tapi, karena saya ingin terlibat langsung dalam menyampaikan aspirasi para pedagang, khususnya memberikan masukan kepada pemkab terkait maraknya toko modern, maka saya berani mencalonkan diri menjadi anggota dewan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, maraknya pendirian dan pembuatan toko modern akhir-akhir ini, jelas telah membuat pasar tradisional dan warung-warung rakyat semakin tergilas, sebab sulit untuk bersaing dengan minimarket.

“Pasar tradisional kini semakin menurundan tidak berdaya akibat kalah saing dengan minimarket. Ini akan menjadi bagian dari perhatian khusus saya, ketika saya menjadi anggota dewan untuk lima tahun kedepan,” tandasnya.

Dikatakan, ada beberapa permasalahan hal yang membuat pasar tradisional kalah bersaing dengan toko modern. Diantanya yaitu pendirian minimarket terlalu dekat dengan pasar tradisional dan warung-warung, adanya indikasi jam buka minimarket yang terkesan bebas bahkan melebihi batas ketentuan hingga 24 jam.

“Pedagang tradisional di Kuningan ini perlu diselamatkan agar aktifitas perdagangan bisa bergairah. Dengan harapan, meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.(AND)

Comments   

 
0 #2 foot 2016-02-21 19:13
I always used to study article in news papers but now as I am a user
of net thus from now I am using net for articles or reviews, thanks to web.


Also visit my web site ... foot: http://www.faguoplxl.com/comment/html/index.php?page=1&id=3870
Quote
 
 
+1 #1 masyarakat 2014-11-04 20:47
Sok atuh buktikeun ci ulah KKOW alias kalah ka omong wungkul.
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh


Fishing