Wisata
Perhutani Bantah Sewenang-Wenang
- Details
- Published on Friday, 26 August 2016 12:06
- Written by Agung Djonlianto
- Hits: 30083
Kuningan Terkini- Kisruh Wisata Bukit Panembongan Desa Tembongan disayangkan Perhutani sebagai pengelola. Humas Perhutani, Isep mengklaim telah melangkah sesuai prosedur perusahaan. “Perhutani tidak bekerja sendiri dalam pengelolaan Wisata Panembongan. Kami melibatkan elemen masyarakat sekitar, termasuk karang taruna, LMDH dan pemerintahan desa,” tegas Isep, kepada Kuningan Terkini, Kamis (26/8/2016)
Pelibatan seluruh komponen itu disebutnya sebagai kerjasama Tripartrite. Yaitu Perhutani, desa dan LMDH. Kerjasama dikukuhkan melalui nota kesepakatan. Perjanjian juga meliputi kampung dan daerah yang dilewati menuju Wisata Panembongan yang sudah disetujui oleh masyarakat melalui perwakilan desa.
Terkait belum adanya royalti bagi penggagas Wisata Panembongan, Isep mengaku tidak tahu menahu. Pemberian royalti tersebut juga tidak ada dalam nota kesepakatan. Perhutani hanya mengetahui Wisata Bukit Panembongan sebelum di kelola bersama, di kelola oleh pihak pemerintahan desa melalui karang taruna.
Kewajiban Perhutani sendiri memberikan sharing setiap bulannya kepada mereka. “Kalau harus ada royalti, kenapa tidak ditanyakan dalam shearing. Mau apa bentuknya. Yang kita tahu sejak awal, Wisata Panembongan ini dikelola karang taruna tanpa kita tahu siapa penggagas awalnya,” ungkap Isep, cukup kesal
Pengelolaan oleh Perhutani, dimaksudkan membantu akses agar Wisata Panembongan menjadi resmi melalui nota kesepakatan bersama. Sehingga pengelolaannya berada pada pola yang benar dan lebih nyaman.(Gilang)




