Ekonomi
Harga Buah Mangga Melonjak Tinggi
- Details
- Published on Saturday, 17 January 2015 11:32
- Written by Bayu
- Hits: 64608
Kuningan Terkini - Program ketahanan pangan yang digembar-gembor Presiden Jokowi sepertinya akan menuai banyak hambatan ditahun 2015 ini. Pasalnya, beberapa harga hasil pertanian dan perkebunan mengalami kenaikan harga dan belum mencapai titik stabil yang signifikan.
Misalnya saja, hasil perkebunan buah mangga yang menjadi komoditas masyarakat Desa Cengal kecamatan Japara Kabupaten Kuningan mengalami kenaikan sampai 20 persen pada bulan ini. Kenaikan itu berdasarkan jenis dan kualitas mangga yang pada kuartal tahun ini mengalami kemerosotan dalam pangsa panen.
“Sekarang harga mangga memang sedang naik, mungkin hal itu disebabkan panen yang tak tentu dan mangga yang dihasilkan sangat sedikit, namun permintaan pasar sangat banyak,” tutur salah seorang petani mangga, Dasja kepada Kuningan Terkini, Sabtu (17/1/2015).
Hal senada disampaikan salah seorang pedagang buah, Maman Sujaman, sejauh ini, harga tertinggi untuk buah mangga masih disandang oleh jenis mangga Gedong Gincu. Biasanya, harga perkilo gramnya berkisar diangka 25 ribu rupiah, sekarang mencapai 30-50 ribu rupiah.
Untuk jenis mangga lainnya lanjut Maman, jenis mangga Harumanis mengalami kenaikan, biasanya 10 ribu rupiah, sekarang mencapai 12 ribu per kilo. Untuk harga mangga Darmayuyang awalnya 8 ribu sekarang mencapai 10 ribu perkilo gramnya.
“Kami menaikan harga juga berdasarkan perhitungan untung dan rugi. Yang jelas, harga yang kami patok itu berdasarkan modal awal untuk membeli barang ke pengepul atau petani,” jelasnya.
Untuk memenuhi kebutuhan pasar kedepan, pedagang buah-buah yang berjualan di Kabupaten Kuningan, mengantisipasi kekurangan pasokan buah mangga dengan membeli ke luar daerah.
“Kami berencana mencari ke luar daerah Kuningan. Seperti Majalengka, dan Indramayu,” pungkas Maman. (BAY)




