Ekonomi
Hari Ini, Saresehan Perikanan Jabar Digelar
- Details
- Published on Tuesday, 22 December 2015 08:45
- Written by Hari Safiarri
- Hits: 27230
Kuningan Terkini, Bandung - Gerakan Hejo yang kelahirannya diinisiasi sesepuh Jawa Barat, mantan Gubernur Jabar (1970-1974), Letjen TNI (purn) Solihin GP (90) bersama mantan Ketua DPRD Jabar dan Ketua Komisi ll DPR RI (2004-2009), Eka Santosa, siap menggelar Saresehan bersama Masyarakat Perikanan Jawa Barat di Alam Sentosa Pasir Impun, Rabu (23/12/2014).
“Benar ini program bulan pertama kami. Nantinya, Gerakan Hejo diharapkan setiap bulan melakukan program sejenis dengan muara menghijaukan Jawa Barat. Thema-nya bisa beraneka-ragam”, kata Eka yang hari itu (21/12/2015) mempimpin rapat persiapan saresehan ini, didampingi Ketua Panitia Saresehan Perikanan Jawa Barat, Agus Warsito.
Bakal hadir dalam saresehan, Prof. DR. Ir. Rokhmin Dahuri, Ketua MAI (Masyarakat Aqua Kultur Indonesia); DR. Ir. Iskandar, Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNPAD; DR. Ir.Deny Indradjaja MSc, Ketua Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT); dan Drs. Jojo Subagja, Msi, Balai Penelitian Perikanan Budidaya Air Tawar.
“Diperkirakan 300 orang yang hadir dalam saresehan ini”, ujar Agus Warsito.
Para pakar perikanan ini sambung Agus, akan membahas tuntas mulai dari potensi, kondisi terkini, dan masa depannya yang penuh dengan berbagai keunggulannya. Beberapa diantara ikan endemik itu, antara lain, nilem (Osteochilus hasselti), tambakang (Helostoma temmincki), tawes (Puntius gonionotus), gurami (Osphronemus gouramy), dan beureum panon (Puntius orphoides). ”Harus diingat keberadaan ikan asing yang bersifat invasive itu jangan membuat kita terlena”, papar Agus Warsito.
Sementara itu menurut Ir. H Mohammad Husen, pakar perikanan yang biasa disapa Husen Lauk, yang dalam saresehan ini berperan sebagai moderator menjelaskan, ikan endemik ini jangan terdesak oleh ikan patin dan nila dari luar negeri. “Sejatinya ikan endemik itu punya punya keunggulan tersendiri. Anehnya, pemerintah kita lupa pada kelebihannya,” terangnya.(Hari Safiarri)




