Olahraga
Pertina Kuningan Miliki Sasana Baru
- Details
- Published on Wednesday, 04 January 2017 20:40
- Written by Gilang
- Hits: 29779
Kuningan Terkini - Puluhan tahun menanti, akhirnya Pengurus Cabang Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Kuningan, memiliki sasana tinju sendiri. Sarana yang diperuntukan untuk meningkatkan kualitas atlet tinju Kuningan tersebut dibangun di Komplek Stadion Mashud Wisnu Saputra, tepatnya di belakang GOR Ewangga.
Dibawah kepemimpinan Drs HM Ridwan Setiawan, tempat latihan yang strategis ini pun berdiri megah dan repersentatif untuk para atlet berlatih. Setiap sore sasana ini pun selalu ramai oleh para petinju Kuningan. “Alhamdulillah, dengan kekompakan seluruh pengurus Pertina Kuningan, kita bisa memiliki sasana seperti ini,” kata Ketua Harian Pengcab Pertina H Bambang Heriyanto melalui Sekum Deden Kurniawan ketika ditemui Kuningan Terkini, Rabu (4/1/2017).
Menurut Deden, keberadaan sasana milik Pengcab Pertina menjadi sebuah pusat pembinaan dan latihan atlet-atlet tinju Kuningan. Dengan sarana yang cukup megah ini, ada fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk latihan bersama atlet tinju Kuningan.
“Selama ini para atlet tinju Kuningan berlatih seadanya karena tidak adanya fasilitas ring milik Pengcab Pertina Kuningan. Kendati memiliki keterbatasan alat, prestasi yang dicatatkan atlet tinju Kuningan pada dasarnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Atlet tinju Kuningan selalu ditakuti untuk di tingkat Jabar,” terangnya.
Ketua Umum Pertina Kuningan HM Ridwan Setiawan menyebutkan, dengan keberadaan sarana tersebut diharapkan atlet tinju Kuningan bisa memiliki pusat latihan bersama. Dengan demikian, kualitas dari petinju Kuningan bisa lebih berkembang dan mencatatkan prestasi yang lebih baik lagi.
“Kami berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi pembinaan atlet tinju Kuningan, oleh karena itu saya meminta kepada para atlet untuk memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik mungkin, seperti berlatih karena pada tahun 2017 kita mempunyai agenda babak kualifikasi Porda,” ucapnya.
Dengan peralatan yang diberikan kata Ridwan, diharapkan penggunaannya bisa dilakukan secara optimal dengan tujuan meningkatkan kualitas dan prestasi atlet Kuningan. “Saya lebih senang alat ini rusak karena untuk berlatih daripada rusak karena tidak pernah dipergunakan,” pungkasnya. (Gilang)




