Pendidikan
Persiapan UN SMP-SMA Disosialisasikan
- Details
- Published on Tuesday, 07 April 2015 18:24
- Written by Andry
- Hits: 30803
Kuningan Terkini - Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional 2015, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kuningan menggelar sosialisasi persiapan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs dan SMA/SMK sederajat serta Pendidikan Kesetaraan Program Paket B dan Paket C, di Aula SMKN I Kabupaten Kuningan, Selasa (7/4/2015).
Sosialisasi yang disampaikan Kepala Disdikpora Kuningan, A Taufik Rohman dihadiri Bupati Kuningan Hj Utje Ch Suganda, puluhan kepala sekolah, baik negeri maupun swasta dan perwakilan dari instansi terkait lainnya. Dalam paparannya, Kadisdikpora memaparkan tentang peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan tentang prosedur operasional penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun 2015.
“Tujuan dari penyelenggaraan sosialisasi UN tahun ajaran 2015 ini, memberikan gambaran pada seluruh stakeholder pendidikan mengenai mekanisme dan tata cara pelaksanaan UN tahun 2015,” ucap Kadisdikpora Kuningan, A Taufik Rohman kepada KaTer disela-sela kesibukan sosialisasi.
Selain itu lanjut Taufik, sosialisasi yang digelar tersebut bertujuan menginformasikan dan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan UN sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) di semua tingkatan mulai dari SMP sederajat hingga SMA sederajat.
“Sosialisasi itu juga guna mengidentifikasi hambatan yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan UN tahun ajaran 2015 di Kuningan. Kemudian, agar pelaksanaan sosialisasi ini diteruskan ke penyelenggara di tingkat satuan pendidikan atau sekolah,” terangnya.
Sementara, Bupati Kuningan Hj Utje Ch Suganda menyambut baik terkait pelaksanaan sosialisasi UN tersebut. Sebab, hal itu sebagai langkah koordinasi diantara seluruh stakeholder pendidikan dalam menyamakan pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan UN, sehingga dalam pelaksanaannya masing-masing pihak dapat memahami tugas dan wewenangnya.
“Saya ingatkan kembali, bahwa hal-hal yangperlu untuk diantisipasi yaitu mengenai titik bongkar soal-soal serta distribusi soal ke sekolah penyelenggara. Saya meminta kepada kepala dinas pendidikan agar melakukan pengawasan dan pemantauan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak dinginkan,” tegasnya.
Hal tersebut menjadi penting kata Bupati, sebab pelaksanaan UN tahun 2015 akan diikuti sebanyak 33.737 siswa dari jenjang SM/MTs, SMA/SMK sederajat serta Paket kesetaraan, dan sangat diperlukan persiapan dan penanganan yang matang.(AND)




