• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Tue08092026

Last updateWIB3_SunAMWIBE_September+0700RSepAMWIB_0AMthWIB1788664297+07:00SunAMWIBE

Pendidikan

Ramjani Pimpin Presma BEM STIKKU

Ketua dan wakil ketua Presma terpilih berfoto bersama.

Kuningan Terkini - Pemilu Raya Mahasiswa yang digelar rutin setiap tahunnya di kampus STIKKU, merupakan wujud dari proses demokratisasi kampus. Sebagai ajang pesta demokrasi di lingkungan kampus, proses pemilihan Presma BEM STIKKU berperan penting dalam memberikan pembelajaran politik pada mahasiswa. Demikian disampaikan Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan STIKKU, C Heriana SKM MPH kepada Kuningan Terkini seusai perhitungan hasil suara pemilihan Presma, Rabu (3/6/2015).

“Pemilu Raya Mahasiswa STIKKU adalah aktualisasi proses demokrasi yang diterapkan di tataran kampus, sebagai pembelajaran bagi para mahasiswa dalam bidang politik meski dalam ruang lingkup kecil,” ucap Heriana menjelaskan.

Sebelumnya kata Heriana, penyelenggaraan debat yang digelar Komite Pemilu Raya Mahasiswa menjadi tolak ukur kesuksesan pemilihan Presma. Sebab keberhasilan pemilu kali ini, partisipasi mahasiswa sebagai pemilih lebih meningkat dibandingkan tahun lalu dengan jumlah total suara masuk mencapai 410 suara.

“Dari jumlah total tersebut, suara terbanyak berhasil diraih pasangan Presma Ahmad-Jeni yang mencapai 251 suara, disusul kandidat lainnya yakni Ariska-Anggi sebanyak 117 suara, Amanda-Elis hanya memperoleh 31 suara, dan sisa 11 suara lainnya dinyatakan tidak sah. Maka, Komite Pemilihan Raya menetapkan pasangan nomor urut 2 Ahmad Ropii dan Jani Ramjani sebagai Presma dan Wapresma terpilih BEM STIKKU kedepan,” sebutnya.

Sementara Ketua STIKKU, dr Asep Sufyan Ramadhy mengucapkan, selamat atas terpilihnya Ahmad Ropii dan Jani Ramjani sebagai Presiden dan Wakil Presiden BEM STIKKU Periode 2015-2016. Tak lupa, terimakasih untuk panitia (Komisi Pemilihan Raya) yang telah sukses menggelar tahapan-tahapan Pemilu dengan adil, transparan, aman, tertib dan demokratis, serta berhasil meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam Pemilu Raya Mahasiswa dibandingkan tahun lalu.

“Pemilu Raya adalah proses pembelajaran mahasiswa sebagai bagian dari perangkat negara dalam mengaktualisasikan demokrasi. Semua elemen mahasiswa diberikan hak memberikan suaranya untuk menentukan pilihan berdasar hati nurani mereka masing-masing,” ujarnya.

Pihaknya juga menyambut baik hasil pemilihan tersebut. Siapapun yang terpilih nanti, dirinya sudah sampaikan saat debat sebelumnya bahwa, virus inovasi harus tetap menjadi kharakteristik utama BEM masa mendatang.

“Mahasiswa STIKKU harus inovatif dan paling terdepan dalam merespon setiap perubahan intra kampus dan eksernal. Mahasiswa STIKKU harus mampu menginternalisasi visi INOVASI atau Motekar STIKKU,” pintanya.

Apalagi lanjut Asep, kedepan dalam menghadapi Era Masyarakat Ekonomi ASEAN, maka mahasiswa STIKKU harus lebih peka dan siap menghadapi kompetisi tersebut. “Untuk itu, semua elemen mahasiswa harus bahu membahu membangun kerjasama sama dan sinergis, agar energi kita terfokus pada satu hal yakni daya saing kita meningkat,” pungkasnya.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing