• Parlementaria
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Home
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Fri11092026

Last updateWIB3_SunAMWIBE_September+0700RSepAMWIB_0AMthWIB1788664297+07:00SunAMWIBE

Pendidikan

Kuningan Canangkan Kota Pendidikan

Sejumlah pelajar menandatangani kain yang sdh disediakan sebagai wujud dukungan Kuningan sebagai Kabupaten Pendidikan.

Kuningan Terkini - Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan setiap tanggal 2 Mei tidak semata-mata dimaksudkan untuk mengenang hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara selaku Bapak Perintis Pendidikan Nasional, namun sebuah momentum untuk kembali menumbuhkan rasa paatriotisme dan nasionalisme pada seluruh insan pendidlkan.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Kuningan menjadi momentum baik untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Kuningan. Hal ini teriring dengan di deklarasinya pencanangan Kabupaten Kuningan sebagai kota Pendidikan yang duhadiri sejumlah pejabat dari unsur Muspida, tokoh pendidikan, para pendidik dan pelajar seta tamu undangan di GOR Ewangga Kuningan, Senin (02/05/2016).

Wakil Bupati Kabupaten Kuningan, H. Acep Purnama, SH, M.H mengatakan, sesuai dengan tema peringatan Hardiknas Nyalakan Pelita Tegakan Cita-Cita, dunia pendidikan punya andil besar dalam memajukan bangsa ini. Kemajuan sebuah bangsa harus itu diukur dari keilmuan orang-orang yang ada didalamnya.

“Kita harus menguasai semua keilmuan seiring dengan perkembangan teknologi yang hari demi hari terus berkembang. Saya sepakat, hari ini Kuningan mencanakan sebagai kota pendidkan. Ini wajib kita laksanakan secara konsisten dan komitmen apapun resikonya nanti,” tuturnya.

Lebih jauh Acep mengatakan, pendidikan sebagai konteks mencerdaskan bangsa, tidak boleh ada diskriminasi dalam pelayanan pendididikan. Pemerintah akan mendukung dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat khususnya generasi penerus bangsa dalam menuntut ilmu.Kita akan mencari trobosan-trobosan untuk memberikan pelayanan dalam bidang pendidikan

“Tidak akan ada lagi yang putus sekolah atau tidak bisa melanjutkan pendididikannya karena kurangnya pelayanan,” katanya.

Sementara untuk anggaran kata Acep, kebijakan nasional sudah memberikan 20 persen anggaran untuk peningkatan pendidikan di Indonesia. Pemerintah daerah akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat dan itu sudah memenuhi kecukupan untuk peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kuningan.

Pendidikan terang Acep, merupakan elemen penting dalam mengukur keberhasilan suatu bangsa. Pertanyaannya, apakah yang selama ini diakukan sudah baik atau belum? Kalau belum harus segera ditata ulang demi tercapainya tujuan tersebut. Sebagai tahap penjajakan, untuk menarik minat masyarakat luar daerah datang ke Kuningan, pemerintah akan mejadikan Universitas Kuningan sebagai Universitas Negeri.

“Deklarasi ini sebagai pemacu bagi Pemerintah Kabupaten Kuningan mewujudkan pendidikan universal di Kabupaten Kuningan. Kami akan berupaya memberikan pelayanan pendidikan yang maksimal sehingga tidak lagi terdengar ada warga Kuningan yang tidak bisa melanjutkan pendidikan karena alasan jarak, ekonomi ataupun keterbatasan fisik,” tuturnya.(van)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing