Pendidikan
Husnul Khotimah Serap Tenaga Kerja
- Details
- Published on Sunday, 08 May 2016 18:49
- Written by Lukman Hakim
- Hits: 27149
Kuningan Terkini - Setelah selesai menggelar acara Aresta (Ajang Remaja Berprestasi) ke-11 dan Milad Yayasan ke-22, Husnul Khotimah (HK) pada tanggal 5-6 Mei 2016, melakukan serangkaian rekrutmen pegawai baru untuk formasi guru dan staf. Tercatat, pelamar pada tahun 2016 sebanyak 689 calon pegawai, sementara formasi yang dibutuhkan 68 pegawai baru.
Untuk guru bidang studi Syar’i, IPA, IPS, Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Sejarah, dan PKn sebanyak 28 guru dan 40 pegawai untuk ditempatkan sebagai staf Asrama, Kesehatan, Administrasi, Dapur Umum, Security, lingkungan hidup, dan sarana prasarana.
Selain menghasilkan prestasi di berbagai bidang studi baik umum maupun agama dari tingkat provinsi dan nasional, HK juga menyerap tenaga kerja. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Divisi HRD dan Personalia Yayasan Husnul Khotimah Kuningan, H Imam Nur Suharno MPdI, di sela-sela seleksi pegawai baru di GOR Husnul Khotimah.
“Agar dapat menyerap tenaga kerja yang lebih banyak lagi maka HK akan terus melakukan pengembangan lembaga. Di antaranya akan membuka cabang HK (yang saat ini baru HK 1 dan 2), Universitas Islam Husnul Khotimah, Rumah Sakit Islam Husnul Khotimah, dan pengembangan perekonomian umat,” katanya.
Semetara, Ketua Panitia Rekrutmen Pegawai Baru (RPB), Arsyidi SPdI, penerimaan pegawai di HK melalui beberapa tahapan seleksi. Diantaranya, tahap seleksi administrasi, tes tulis pengetahuan Agama Islam dan pengetahuan bidang studi (bagi calon guru), wawancara, dan kemampuan membaca Alquran.
“Bagi calon guru yang lulus dari seleksi tahapan tersebut, diundang untuk mengikuti tes lanjutan yaitu micro teaching, dan tes kebugaran bagi calon security,” katanya.
Para calon pegawai yang lulus menjadi pegawai HK sambung Arsyidi, nantinya akan mengikuti beberapa rangkaian kegiatan. Seperti, orientasi pegawai baru, penandatanganan komitmen, dan penempatan. “Pada 6 bulan pertama sebagai percobaan. Kemudian dilakukan penilaian untuk ditetapkan sebagai Pegawai Tetap Yayasan, atau diperpanjang status pegawai percobaannya sampai 6 bulan kedua jika ada beberapa catatan yang kurang baik,” terangnya.
Secara umum terang Arsyidi, Yayasan Husnul Khotimah Kuningan telah mempersiapkan program untuk pengembangan SDM. “Mulai dari aspek Amaliyah (profesionalisme), Khuluqiyah (integritas), Ilmiyah (berfikir ilmiah), Ijtimaiyah (sosial), dan Qiyadiyah (kepemimpinan), serta kompetensi Bahasa Arab-Inggris dan Tahsin-Tahfidz Alquran,” pungkasnya. (l.hakim)




