Politik
KPU Kuningan Sebar Brosur Pemilu
- Details
- Published on Tuesday, 01 April 2014 16:35
- Written by Andry
- Hits: 38278
Kuningan (KaTer) - Berbagai terobosan terus dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan guna mendongkrak partasipasi pemilih pada Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD pada 9 April 2014 mendatang. Jika sebelumnya terpusat pada kegiatan-kegiatan formal, kali ini KPU Kuningan menggagas penyebaran ratusan ribu brosur tentang Tata Cara Memilih. Sasarannya adalah seluruh Kepala Keluarga di semua wilayah di Kabupaten Kuningan. Rencananya kegiatan ini akan digenjot mulai Kamis tanggal 3 April 2014.
“Selama ini, dalam sosialisasi selalu terpolarisasi dan terbiasa dengan hal-hal formal yang bersifat ceremonial, sehingga dinilai tidak tepat sasaran karena ,hanya kalangan terbatas yang bisa mengakses informasi Pemilu. Nah, sekarang kami (KPU, red) sosialisasinya tidak hanya bersifat formal, tapi akan coba diformulasikan dengan kegiatan-kegiatan yang sifatnya terjun langsung mendatangi rumah-rumah pemilih untuk membagikan brosur Tata Cara Memilih,” ujar Asep Z Fauzi, komisioner KPU Kuningan Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Selasa (1/3/2014).
Komisioner yang masih menjabat Sekjen KNPI Kuningan ini menyebutkan, KPU sudah menyiapkan sedikitnya 325.000 brosur Tata Cara Memilih untuk disebar kepada pemilih. Agar distribusinya efektik dan tepat sasaran, pihaknya akan mengerahkan anggota KPPS yang julmahnya mencapai 18.165 orang di 2.959 TPS se-Kabupaten Kuningan. Teknisnya, brosur tersebut disebar bersamaan dengan penyerahan formulir C6 oleh petugas KPPS kepada pemilih. Sehingga dipastikan tidak akan tercecer karena brosurnya diterima langsung oleh pemilih di rumahnya masing-masing.
“Sesuai PKPU 21/2013, pemberitahuan waktu dan tempat pemungutan suara kepada pemilih berupa formulir C6 , dilaksanakan sebelum 6 April 2014. Ketika membagikan C6 dan brosur ditekankan kepada semua petugas KPPS untuk memberikan pemahaman kepada pemilih tentang waktu, tempat, dan tata cara memilih. Harapannya informasi ini kemudian diteruskan oleh pemilih kepada anggota kelurganya masing-masing yang kebetulan tidak bertemu dengan petugas KPPS,” jelas Komisioner yang masih menjabat Sekjen KNPI Kuningan ini.
Dia mengaku, terobosan ini sudah dipresentasikan kepada KPU Jawa Barat pada 27 Maret 2014 silam saat digelar rapat evaluasi Relawan Demokrasi di Savoy Homman Bandung. Disebutkannya, di Jawa Barat hanya ada dua kabupaten/kota yang melakukan langkah ini yaitu Kabupaten Kuningan dan Kota Tasikmalaya. Selain berupa penyebaran brosur tata cara memilih, sebelumnya sudah menggagas berbagai langkah guna mensosialisasikan Pemilu kepada masyarakat.
“Boleh dibilang kami sudah sangat maksimal, tetapi kami belum mau berhenti. Kami akan terus mengerahkan segala potensi dan kemampuan yang ada, mungkin sampai detik-detik akhir menjelang pelaksanaan pemungutan suara selesai. Bahkan untuk model-model kegiatan seperti wawar dan blusukan juga akan terus kami genjot, baik oleh KPU, Relawan Demokrasi, PPK, PPS, sampai KPPS di tingkat RT/RW. Targetnya sudah jelas, yaitu adanya peningkatan partisipasi pemilih dan penurunan jumlah suara tidak sah,” imbuhnya.(AND)





Comments
so much, However I am having troubles with your RSS.
I don't understand why I can't subscribe to it. Is there anybody getting the same RSS issues?
Anyone that knows the solution will you kindly respond?
Thanks!!
to its feature contents.
RSS feed for comments to this post